TK Islam Ar-Raafi’ menggunakan pendekatan pembelajaran sentra (BCCT) yang menekankan bermain sebagai cara belajar utama, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitas.
1. Pembelajaran Sentra (BCCT) yang Holistik & Islami
- Pembelajaran dilakukan melalui sentra-sentra tematik seperti:
Sentra Balok, Sentra Main Peran, Sentra Persiapan, Sentra Seni, Sentra Bahan Alam, Sentra Ibadah, dan lainnya. - Anak bebas bereksplorasi sesuai minatnya, dengan guru sebagai fasilitator yang mengarahkan pada nilai Islami.
- Aktivitas sentra membantu anak belajar mengamati, bertanya, mencoba, menemukan, dan menyimpulkan.
2. Integrasi Nilai dan Pembiasaan Islami
- Pembiasaan doa harian, salam, adab, dan karakter Islami diterapkan di setiap sentra.
- Anak belajar menerapkan akhlak Islami sambil bermain, misalnya:
bergiliran (adab), merapikan alat (amanah), bekerjasama (ukhuwah), jujur (shiddiq). - Pengenalan ibadah melalui Sentra Ibadah: wudhu, gerakan shalat, hafalan surat pendek, kisah Nabi.
3. Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Bermakna
- Anak terlibat langsung dalam kegiatan yang merangsang imajinasi, motorik, bahasa, dan sosial-emosional.
- Media belajar variatif: balok, bahan alam, alat peraga, role-play, seni rupa, eksperimen sederhana.
- Model sentra memastikan anak belajar dengan bahagia, bebas berekspresi, dan tidak tertekan.
4. Pengembangan Literasi, Numerasi, dan Kesiapan SD
- Literasi dan numerasi diperkenalkan melalui aktivitas nyata dalam sentra, bukan secara memaksa.
- Contoh: menghitung balok, membaca label rak, menulis daftar belanja di sentra peran.
- Persiapan SD dilakukan secara alami dan bertahap, sehingga anak siap secara mental dan akademik.
5. Program Tahfidz dan Keislaman yang Menyenangkan
- Hafalan surat-surat pendek sesuai kemampuan anak melalui lagu, permainan, dan cerita.
- Kegiatan tematik Islami seperti kisah Nabi, hari besar Islam, dan aktivitas ibadah sederhana.
6. Guru Profesional dan Fasilitator Sentra yang Terlatih
- Guru memahami konsep BCCT dan perkembangan anak usia dini.
- Pendekatan positive teaching: sabar, apresiatif, dan mendorong kemandirian.
- Setiap guru menjadi model akhlak bagi anak.
7. Lingkungan Aman, Nyaman, dan Islami
- Ruang kelas dan area sentra tertata rapi, bersih, dan ramah anak.
- Fasilitas sesuai standar PAUD dan mengutamakan keselamatan.
- Suasana Islami yang hangat, penuh kasih sayang, dan mendukung tumbuh kembang optimal.
8. Penguatan Kemandirian, Percaya Diri, dan Sosial-Emosional
- Anak diajak merapikan alat, memilih kegiatan, berbicara di depan teman, dan mengambil keputusan sederhana.
- Melatih empati, berbagi, dan bekerja sama melalui permainan kelompok di setiap sentra.
- Program “kelas besar dan lingkaran” (circle time) melatih komunikasi dan keberanian.
9. Ekstrakurikuler Penunjang Potensi Anak
- Aktivitas seni, olahraga, hafalan ringan, dan outing edukatif.
- Kegiatan kreatif yang memperkaya pengalaman belajar anak.
